BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Kamis, 21 Oktober 2010

Bagaimana Sh4LATku???

SUBUH

Panggilan itu menderu deru memanggilku,
pun alarm ini,
Entah berapa kali sudah ku snooze, tunda beberapa menit saja, aku masih terlalu lelah,
Mataku masih kuat memejam, lekat.
 Sebentar lagi saja.


Tapi akh, aku kesiangan lagi, matahari sudah bangga unjuk diri...

Dhuhur


Panggilan itu memanggilku lagi,
Tepat ketika aku sedang serius tenggelam dalam pekerjaanku.
Ahh, sebentar lagi saja, tanggung,
Tuhanku pasti tahu dan memaklumiku, aku telat lagi...

Ashar,
aku berniat akan langsung sholat begitu adzan berkumandang.
Tapi, uugh, baru saja aku bisa beristirahat sejenak dr semua ini,
                                      Sebentar lagi ahh..

Maghrib,
aku sudah bersiap untuk sholat,
bahkan sebelum adzan menyeruku.
Adzan terdengar, segera aku bersiap sholat.
"Allahu akbar",.... dan aku teringat, akh, kunci laciku, lupa terbawa..
Akh, tadi harusnya kuhantarkan uang itu padanya.. akh, ini.. Akh, itu...

Jumat, 16 Juli 2010

Kisah Pencuri Kue 

Sambil duduk, wanita itu membaca buku yang baru saja dibelinya. Dalam keasyikannya, ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua kue dari kantong kue yang berada diantara mereka.
Wanita tersebut mencoba mengabaikan, agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan sesekali memperhatikan jam. Sementara si pemberani menghabiskan persediannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit terus berlalu.
Wanita itupun sempat berpikir "kalau aku bukan orang baik, sudah kutonjok dia".
Setiap ia mengambil satu kue, si lelaki juga mengambil satu. Ketika hanya satu kue yang tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu.
Dengan senyum gugup di wajahnya, silelaki mengambil kue terakhir dan membaginya menjadi 2. Si lelaki menawarkan separuh miliknya,sementara ia makan yang separuh lagi.
Siwanita merebut kue itu dan berpikir "ya ampun orang ini berani sekali dan juga kasar, malah tidak tahu berterima kasih" belum pernah ia merasa demikian kesal.
Ia menghela nafas lega ketika penerbangannya diumumkan. Ia mengumpulkan barangnya dan menuju pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada "lelaki pencuri kue yang tidak tahu berterima kasih"
Ia naik ke pesawat  dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan nafas dengan kaget.